Prisma terbit lagi

prisma baruAlhamdulillah, sesudah ditunggu-tunggu, akhirnya terbit lagi, dengan edisi Vol 28, No1, Juni 2009.  Saya sdh membeli dan membaca terbitan baru tersebut.  Di Gramedia, harganya 30 rb rupiah, terjangkau untuk ukuran kantong dosen/peneliti.  Murah.., setara dengan makan di restoran pinggir jalan, atau rokok dua bungkus.  Anggap ini sedekah untuk ilmu dan memelihara cara pandang keilmuan!

Prisma kali ini terbit tiga kali dalam setahun.  Terbitan pertama ini memuat tema senjakala kapitalisme dan krisis demokrasi.  Terbitan kedua dan ketiga mengusung tema Indonesia masa depan dan Sistem pertahanan.  Saya yakin teman-teman  mampu terlibat dan menulis di dalamnya.

Saya sengaja menyitir pendapat Sri Mulyani Indrawati dalam terbitan pertama, halaman 86: “… Bagi saya, proteksi, ekonomi rakyat, neolib, kapitalisme, itu debat yang secara konseptual menarik.  Tapi…saya melihat itu sebagai debat mengenai kebijakan: bagaimana menerjemahkan ide-ide itu menjadi realita, bukan tentang ideologi…kita seribu persen setuju.  Tapi how to do.  Itu yang ingin didengar rakyat…. Kalau tidak akan ketahuan bahwa idenya itu bolong! Kosong! Tidak ada apa-apanya! Padahal rakyat jangan lagi dikasih retorika yang kosong!”

Ada beberapa lagi tulisan yang menarik untuk dibaca.  Silakan membaca.

Saya bersyukur dan merasa senang ikut dan pernah menulis di prisma edisi tahun terakhir  1997, melalui dua tulisan, lihat di https://iwanuwg.wordpress.com/publication/ no 10 dan 11.

Ya.. tentu saya juga berminat menulis kembali.  Namun saya juga ingin mengajak teman-teman,  saya pikir sudah mampu, terutama para calon doktor, harus mulai mencoba bergabung… seperti halnya para penulis muda lainnya di Indonesia.

Jangan lupa dicatat, alamat email redaksi:  prisma.redaksi@lp3es.or.id; atau website http://www.lp3es.or.id

Beberapa komentar, silakan baca:

http://www.inilah.com/berita/politik/2009/06/17/117044/wow-prisma-terbit-lagi/

http://www.goodreads.com/topic/show/195342-terbit-kembalinya-majalah-prisma

6 Responses to Prisma terbit lagi

  1. Ini sebuah kabar yang menarik. Memang sudah lama kita kehilangan majalah ini. Selamat datang!

    • iwan says:

      Mari ramai-ramai mencoba menulis ke Prisma, Ayo pak Ngudi. Prisma banyak melahirkan pebakat menulis, membuka komunikasi dengan akademisi, peneliti, pengambil policy, atau praktisi. Terimakasih atas tanggapannya. Semoga sukses

  2. Moel says:

    Walau saya generasi yg sangat belia, tapi merasa beruntung bisa mengakses majalah PRISMA, walau belinya yg secend di loakan. He … he …

    Oh iya, salam kenal pak, teruslah berkarya

  3. jabal tarik ibrahim says:

    ass.wr.wb. senang juga mas. semoga bisa hidup terus dan memberi ruh tersendiri bagi cendekiawan. wass.wr. wb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: