Candirejo Bukit Menoreh

Pagi itu udara sejuk dingin di kaki menoreh
Senyum sapa mengambang dari setiap wajah
Semuanya mengalir apa adanya
Damai, tenang, bertiup  angin tanpa suara
 
Terdengar derap kaki kuda menarik andong
Bersiap menatap hari yang panjang
Hari ini berbeda dengan kemarin
Terus mencari dari sisi yang lain
 
Jalanan aspal halus berdebu
Bersatu menyambung pepohonan perdu
Di kejauhan menjulang tinggi Merapi
Yang menyisakan debu-debu putih
Hamparan ladang beraneka tanaman
Membentang dari kali Progo ke Pabelan
Kaya situs warisan budaya jawa
Dari ekowisata berharap sejahtera
 

Vila Bukit Sengkaling, 24 Juni 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: