Eyang, Bunda Melati, Putri Suci,…Entah Siapa lagi

13/10/2013

web.inilah.com

Beberapa waktu lalu terjadi heboh dengan berita Eyang Jujur.    Eyang, .  .  katanya bisa mengorbitkan atau membuat seorang artis menjadi terkenal.  Si artis akan dapat bertahan lama sebagai artis top di negeri ini.  Kini muncul fenomena baru,  munculnya bunda .  .   sebut saja bunda Melati.  Si Bunda ini … katanya bisa membantu seseorang memperoleh akses,  informasi,  proyek dan kekuasaan tertentu.    Seseorang akan dihubungkan dengan pengambilan keputusan untuk memastikan keinginan menjadi terwujud.    Belum lama berselang,  ketika mencuat operasi tangkap tangan (OTT) AM oleh KPK,  sebenarnya ada peran orang tertentu,  sebut saja namanya Suci.    Suci,  yang katanya adalah pengacara dan orang dekat AM,  akan membantu memenangkan kasus yang masuk ke MK.  Read the rest of this entry »


Mengembangkan Deduksi dari AM

06/10/2013

nasional.inilah.com

Tulisan ini telah terbit di kompasiana.

Hanya seorang (atau sekumpulan) pakar yang bisa menilai kepakaran orang lain.Hanya seorang (atau sekumpulan) doktor yang bisa menilai seseorang layak (lulus) sebagai doktor.Hanya seorang (atau sekumpulan) sarjana yang bisa menilai seseorang layak sebagai sarjana.Hanya seorang (atau sekumpulan) hakim yang bisa menilai seseorang layak sebagai hakim.Pernyataan tersebut adalah suatu deduksi, suatu penarikan logika atas dasar sekumpulan pengalaman yang dikenakan untuk suatu kejadian.Proses deduksi adalah hal yang umum untuk menganalisis suatu kejadian, dan menambah penguatan dan keutuhan konsep keilmuan atau pengetahuan.Apakah hal ini selalu berjalan normal, atau logika deduksi tersebut selalu berlaku.Jawabannya belum tentu.Mengapa? Ada beberapa faktor yang bisa menjelaskan, diantaranya (i) logika itu hanya pikiran manusia dan pikiran manusia selalu berubah, (ii) asumsi (logika) itu dibatasi tempat dan waktu, atau (iii) perkembangan kompetensi/keilmuan selalu berubah. Read the rest of this entry »


AM Lupa dengan standar KPK

03/10/2013

mkTulisan ini sudah terbit di kompasiana

Berita perihal penangkapan AM oleh KPK menggegerkan banyak pihak.  Semua perasaan sedih,  prihatin,  gemas,  jengkel bercampur menjadi satu.  Kejadian ini memang sangat luar biasa.  Luar biasa bagi KPK karena berhasil menangkap tangan kepala lembaga negara,  anggota DPR,  bupati dan teman-temannya.  Pengalaman yang pertama kali bagi KPK menangkap kepala lembaga negara.  Mengamati hal ini,  sebenarnya ada dua hal sederhana yang dapat dicermati.  Read the rest of this entry »